Tentang Bisnis Green House Pesantren
hampir di setiap siang hari pak masrur melakukan pengecekan terhadap tanaman hidroponiknya. karna di pagi harinya beliau membantu pak ade dalam proses penyemaian,
karena memiliki keunggulan cepat tumbuh dan luasnya lahan untuk media tanam. team divisi Green house yang dikepalai ustad sutrisno ini mampu panen dalam dua hari sekali. hasil sayuran yang dipanen akan dikemas lalu dikirim ke Ponpes Cendekia untuk kemudian didistribusikan..
jenis-jenisTanaman hidroponik yang diproduksi meliputi kangkung, kale, bayam, selada, sawi dan caisim.Bisnis yang dikembangkan oleh PPTQ Al Kaukab ini berjalan selaras dengan program “Sekolah Bisnis Pesantren” yang memiliki pronsip kemandirian.
PPTQ Al kaukab menerapkan prinsip kemandirian Pesantren itu dengan memiliki banyak unit/divisi bisnis. salah satunya adalah bisnis Green House yang memproduksi sayuran hidroponik ini.
Sayuran hidroponik memiliki berbagai keunggulan. Diantaranya :
Tumbuh lebih cepat: Sayuran hidroponik bisa panen lebih cepat karena nutrisi langsung diserap akar tanpa melalui tanah.
Hasil panen lebih banyak: Dengan sistem yang terkontrol, tanaman hidroponik cenderung menghasilkan panen yang lebih melimpah.
Kualitas lebih baik: Nutrisi yang terukur dan lingkungan tumbuh yang optimal membuat sayuran hidroponik lebih segar dan bernutrisi.
Bebas pestisida: Karena minim hama, penggunaan pestisida dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan.
Hemat air: Sistem hidroponik menggunakan air secara efisien, sehingga lebih ramah lingkungan.
Cocok untuk lahan terbatas: Hidroponik bisa dilakukan di ruang sempit, bahkan dalam ruangan.
Produksi sepanjang tahun: Dengan pengaturan yang tepat, sayuran hidroponik bisa dipanen sepanjang tahun.
Secara singkat, sayuran hidroponik menawarkan kualitas, kuantitas, dan keberlanjutan yang lebih baik.
Dengan seluruh keunggulan yang dimiliki sayuran hidroponik . PPTQ Al kaukab memutuskan untuk memproduksi sayuran sehat ini. dengan harapan menghasilkan sayuran sehat dan bernutrisiuntuk masyarakat dan para santri. serta mengurangi penggunaan pestisida yang merusak lingkungan dan kesehatan .
Tidak ada komentar